Rabu, 19 Juli 2017

PABRIK GULA MADUKISMO BARU
 (SUIKER FABRIEK  PADOKAN)

          Pabrik Gula Madukismo adalah satu-satunya pabrik gula di wilayah Yogyakarta yang hingga kini masih aktif memproduksi gula tebu. Pabrik ini dahulunya bernama Pabrik Gula Padokan yang merupakan satu dari sembilan belas pabrik gula yang pernah berdiri di wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada masa agresi militer Belanda dua, pabrik ini dibumihanguskan bersamaan dengan pabrik-pabrik gula lainnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah diambilnya kembali pabrik gula oleh tentara Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia.
            Pada tahun 1955 atas prakarsa dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX  didirikanlah Pabrik Gula Madukismo yang berlokasi tepat dibekas Pabrik Gula Padokan di Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Pendirian pabrik gula ini dimaksudkan untuk menolong rakyat yang banyak kehilangan pekerjaan akibat banyaknya pabrik gula yang dibumihanguskan pada masa itu.
            Seperti halnya pabrik gula lain, Pabrik Gula Madukismo dahulu juga terhubung dengan jalur kereta api yakni dengan Halte Winongo yang berdiri tak jauh dari lokasi pabrik. Halte Winongo sendiri merupakan salah satu Halte yang terletak di jalur Yogya – Palbapang. Tahun 1970-an merupakan akhir dari operasional halte tersebut sebelum akhirnya ditutup hingga sekarang. Kini bekas percabangan jalur kereta menuju pabrik gula masih bisa disaksikan bekas-bekasnya.


Percabangan dari Halte Winongo Menuju PG Padokan
Sumber: kitlv.nl

Peta Lokasi PG Padokan
Sumber: kitlv.nl

Bekas Bangunan Halte Winongo






Bekas Percabangan Jalur Kereta Api Menuju PG Padokan


Aktivitas Lori PG Madukismo

Pintu Masuk PG Madukismo


Bangunan Utama PG Madukismo
Sumber: Google






2 komentar: